FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA INDUSTRI GARMEN: LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.36051/jiki.v19i2.427Abstract
Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem otot dan rangka yang disebabkan atau diperburuk oleh aktivitas kerja. Industri garmen memiliki risiko tinggi terhadap MSDs akibat postur kerja statis, gerakan repetitif, dan durasi kerja panjang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian MSDs pada pekerja industri garmen berdasarkan studi-studi terdahulu. Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan pendekatan naratif. Sumber literatur diperoleh dari database elektronik (Google Scholar, PubMed, ScienceDirect) dengan kata kunci: Musculoskeletal Disorders, pekerja garmen, postur kerja, gerakan repetitive, Nordic Body Map, REBA. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian original, subjek pekerja industri garmen, dipublikasikan tahun 2018-2025, dan tersedia dalam full text. Hasil: Berdasarkan sintesis 12 artikel penelitian, prevalensi MSDs pada pekerja garmen berkisar antara 65,9% hingga 92,3% dengan keluhan terbanyak pada bagian pinggang, leher, dan punggung. Faktor-faktor yang secara signifikan berhubungan dengan kejadian MSDs meliputi usia, masa kerja, postur kerja tidak ergonomis, gerakan repetitive, dan kebiasaan merokok. Faktor jenis kelamin dan Indeks Massa Tubuh (IMT) menunjukkan hasil yang bervariasi antar penelitian. Kesimpulan: Terdapat lima faktor risiko utama yang berhubungan signifikan dengan kejadian MSDs pada pekerja industri garmen. Intervensi ergonomis dan program kesehatan kerja perlu diimplementasikan untuk menurunkan risiko MSDs.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arrova Anggun Salsabila, Fahmi Fuadah, Gurdani Yogisutanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




