GAMBARAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH PADA IBU DENGAN PREEKLAMSIA DI RSUD SALATIGA
DOI:
https://doi.org/10.36051/jiki.v19i2.418Abstract
Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi di Indonesia yang berdampak pada meningkatnya risiko kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian BBLR pada ibu dengan preeklamsia di RSUD Salatiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif, memanfaatkan data rekam medis. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu yang didiagnosis preeklamsia dan melahirkan di RSUD Salatiga selama periode Juni 2025–Juli 2025. Sampel yang digunakan adalah 40 responden, diambil menggunakan teknik total sampling. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil utama penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 ibu dengan preeklamsia, didapatkan 31 bayi (77,5%) mengalami BBLR. Karakteristik responden juga menunjukkan proporsi tinggi pada usia reproduktif ideal, persalinan preterm, dan tindakan Sectio Caesarea. Disimpulkan bahwa kejadian BBLR pada ibu dengan preeklamsia di RSUD Salatiga tergolong tinggi (77,5%), mengindikasikan
preeklamsia sebagai faktor risiko utama. Diharapkan hasil ini menjadi landasan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan deteksi dini dan intervensi promotif guna menekan komplikasi preeklamsia yang berpengaruh terhadap berat badan lahir rendah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rifatolistia Tampubolon, Dary Dary, Dwi Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




